Sabtu, 13 April 2013

sekolah hutan


Di sebuah hutan, akan di bangun sebuah sekolah. Binatang-bintang penghuni hutan berbondong-bondong mendaftar. Sekolah hutan ini sudah mempersiapkan kurikulum pendidikan yang di dalamnya mencakup 4 kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap muridnya. Yang pertama adalah memanjat, kedua berenang, ketiga berlari dan yang ke empat adalah terbang. 

Si burung sangat pandai terbang, dia bisa terbang sangaaat tinggi, berputar-putar dan menari di langit. Ketika burung harus melaksanakan ujian berenang, dia gagal. Dia tidak bisa berenang, tak terhitung remedial yang telah dia ikutinya. Sampai akhirnya dia menyerah dia  sangaaat sedih…. Tapi ternyata dia bukan sedih karna tidak bisa berenag, dia sedih karna semakin hari kemampuan dasar terbangnya semakin menurun. Dia tidak bisa berputar-putar dan menari di langit selincah dulu. Begitupun si monyet. Keahlian memanjatnya sudah tidak diragukan lagi. Tapi dia selalu gagal jika harus ujian terbang. Dia tidak bisa terbang. Dia mencoba untuk bisa terbang, tapi berkali –kali dia tersunggur ke tanah… dan akhirnya dia menyerah, dia pun sangat sedih karna semakin hari kemampuan memanjatnya semakin hari semakin dalam terkubur di dalam tanah.

ini sindiran. mari kita lihat dengan jujur. Apakah betul sekolah -sekolah kita seperti sekolah hutan ini. harapan kita pasti  tidak seperti ini. sekolah yang membunuh bakat-bakat alami anak-anak.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar