04042013 (Pelantikan BEM REMA UPI 2013)
Sungguh hatiku
bergetar. Ku injakkan kakiku juga di tempat ini dalam agenda yang sebelumnya
tak pernah ku bayangkan , tak pernah …karna memang tak mau.
Ya. Tak mau. Sudah ku
putuskan bahwa aku tak mau. Ada banyak hal diluar sana yang lebih menyenangkan. Sama-sama positif dan bermanfaat menurutku.
Lagi pula aku masih punya amanah di tempat lain yang tidak ringan bagiku. Daaaaaan ada urusan studi yang harus aku
bereskan. Aku harus fokus membereskan studiku yang sempat berantakan
karna manajemen waktuku yang sangat buruk.
jika ku ingat itu rasanya sakiit… aku gagal. Itu yang membuatku tak mau
ambil amanah ini. Aku mencoba untuk menutup mata, hati dan telingaku……Aku ingin
fokus dulu membereskan studiku agar lebih banyak waktu untuk studiku. Ini tidak
salah bukan???
Tapi sepertinya Allah
punya rencana yang lebih indah dari apa yang aku bayangkan. Allah tak rela aku
menyerah. Jika ini adalah sebuah permainan yang berlevel, Allah tak rela jika
aku turun level. Aku yakin Allah tau kemampuanku bahwa aku mampu menempuh level
ini. Aku bisa memaksimalkan kemampuanku dan aku bisa berhasil menyelesaikan
amanah-amanahku dan juga studiku dengan maksimal. Hanya saja sebelumnya aku belum maksimal
berjuang dan masih banyak alasan-alasan ajaib yang aku ciptakan sendiri untuk
tidak memaksimalkan usahaku.
Teringat sebuah kalimat
mutiara dalam bahasa Jerman :
“ Geduldiges und wirksames
Lernen sind notwendige Voraussetzung um ein hÓ§heres Niveau von Meisterschaft zu
erreichen”.
Yang artinya bahwa
pembelajaran yang sabar dan berdampak merupakan syarat penting untuk mencapai
suatu tingkatan ahli yang lebih tinggi.
Sepakat. Sekarang aku
hanya butuh kesabaran dan daya juang yang lebih kuat untuk menjalani proses di level
ini. Aku akan mencobanya lagi. Karna aku yakin Allah sudah menungguku di garis
finish dengan hadiah yang Allah rahasiakan… hanya pertanyaannya, aku mau tau tidak
dan jawabannya sudah kuputuskan AKU MAU. Aku mau menjalani level ini dengan
segala rintangannya, bismillah…..semoga Allah selalu membersamaiku, selalu
menguatkanku dan selalu memaafkanku … pasti.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar