Ganti Alarm
Males
ah...
lagi
males nih...
lagi
ga mood, nanti lagi ya...
udah
hafal diluar kepala deh kalimat macam itu. Akrab seakrab –akrabnya sama
kalimat-kalimat itu. bener ga?mari kita hitung, berapa sering kita ngucapin
kata-kata itu dalam satu hari? pastinya ada aja barang satu kali. ga pernah
absen. astagfirullah.
Sifat
malas adalah sifat yang sangat berbahaya namun paling sering kita lakukan. sepakat
ya...*oiya???...hilang ingatan. baru sadar.
Udah
tau berbahaya kenapa masih aja sering kita lakuin? kenapa? kenapa hayoo?
mungkin
ini penyebabnya kawan. Karena minset kita tentang sifat malas belum benar. karna
beda mindset beda action dan pastinya beda juga resultnya. nah klo kita salah
dalam memahami malas, actionnya pasti beda dan resultnya pun pastinya berbeda.
Yuk
kita rubah mindset kita tentang males. Cerai talak 3 sifat males!!! go!
Gini
nih ceritanya. Mindset kita akan memberikan alarm-alarm pengingat.
jreng jreng jreng tiba tiba males menghampiri.
Seringnya ketika si malas menghampiri, kita terjerat, terlenakan... mungkin,
ini terjadi karena alarm yang kita
pasang salah. yaialaaah alarmnya lagu
yang mendayu-dayu kaya gini aku
terjatuh dan tak bisa bangkit lagi, aku tenggelam dalam rasa malas ini. uo
uo....(berasa didukung).
Mindset
atau alarm kita awalnya adalah aaah,
malas mah manusiawi atuh. nah ini efeknya ketika kita ngerasa males dan
terlena kita ngerasa biasa aja, salah yang berasa bener.
Coba
kita ganti mindset, ganti alarm kita dengan yang ini: malas adalah “fakir lahir, fakir batin, fakir
spirit”. fakir itu artinya tidak punya apa- apa. ini menurut KBBI lho. rada
ngeri yah... mau jadi fakir? ga punya apa- apa, nah ini yang disebut kamu maha
apa atuuuh...ga punya apa-apa, jangankan ilmu berlimpah, harta segudang,
semangat aja ga punya...#kasian.
Kita
tambahin alamrnya biar makin ngeri. Ini dari panduan hidup kita Al-Quran nur
karim. J
QS
At-Taubah (9) 105
Dan katakanlah
“Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga rasul-Nya
dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah yang mengetahui
yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu
kerjakan”.
Allah
berhak ga sih nyuruh-nyuruh kita?
Berhak
yaa, da kita milik Allah. Allah yang menciptakan kita, dan Allah menciptakan kita
tiada lain tujuannya hanya untuk beribadah kepada Allah, menjalankan
perintahnya dan menjauhi larangannya. Nah sekarang Allah memerintahkan kita
untuk bekerja sampe Allah liat. Kita harus atau wajib nurut? nah lho jawabannya
bener semua..hehe
Nah,
kalau kita bukannya kerja, belajar, usaha tapi malah malas-malasan trus ga
peduli sama ayat itu, ga ada nyepeknya sama ayat itu gimana? ini mungkin
jawabannya
QS
Fussilat (41) 5
Dan
mereka berkata , “ hati kami sudah tertutup dari apa yang engkau seru kami
kepada-Nya dan telinga kami telah tersumbat, dan di antara kami dan engkau ada
dinding, karena itu lakukanlah (sesuai dengan kehendakmu), sesungguhnya kami
akan melakukan (sesuai dengan kehendak kami).
Jleb
jleb jleb....Hati telah tertutup, telinga telah tersumbat. naudzubillahimindzalik.
teryata malas itu tidak sesepele yang kita kira temen-temen. malas manusiawi
cuman manusia yang seperti apa? yang merugi atau yang beruntung?
semoga
kita termasuk orang-orang yang memilih untuk menjadi manusia-manusia yang
beruntung. J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar